Edukasi Pasar Modal Syariah dan Penerapan Teknologi Reksadana Syariah dengan Aplikasi Bibit

Oleh : Setiyamada Rukmawati, S.Pd

Pada hari Rabu, 10 Agustus 2023, Aula SMK N 3 Jepara telah dilaksanakan Workshop Edukasi Pasar Modal Syariah dan Penerapan Teknologi Reksada Syariah dengan Aplikasi Bibit, yang di dipandu oleh Team Pengabdian Masyarakat Polines Semarang. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pasar modal syariah bagi guru dan siswa SMK N 3 Jepara, khususnya bagi guru produktif Akuntansi dan Keuangan Lembaga serta siswa kelas XII PS. Setelah mengikuti kegiatan ini diharapkan dapat memberikan iklim positif bagi pembelajaran pada Program Studi Akuntansi dan Keuangan Lembaga.

Untuk lebih lengkapnya ada di video berikut ini :

Proyek Mini Pelajaran IPAS Kelas X MPLB 1 dan MPLB 2

Oleh : Santi Dewi.S.T

BAB I. MAHKLUK HIDUP dan LINGKUNGANNYA Ecoenzym untuk Keharmonisan Mahkluk Hidup dan Lingkungannya

Ecoenzyme

Pendahuluan

Pembelajaran IPA dan Sains (IPAS) pada tingkat sekolah menengah adalah fondasi penting dalam memahami dunia yang kompleks di sekitar kita. Salah satu topik yang penting dalam pelajaran ini adalah hubungan antara mahkluk hidup dan lingkungannya. Kaitan ini merupakan fokus dari proyek mini yang dilakukan oleh Kelas X MPLB 1 dan Kelas X MPLB 2.

Mahkluk Hidup dan Lingkungannya

Mahkluk hidup adalah organisme yang memiliki ciri-ciri tertentu seperti pertumbuhan, perkembangan, reproduksi, dan kemampuan beradaptasi. Untuk menjalani kehidupan, mahkluk hidup sangat bergantung pada lingkungan di sekitarnya. Lingkungan mencakup segala sesuatu yang ada di sekitar organisme, termasuk faktor fisik dan biologis.

Faktor-faktor fisik dalam lingkungan mencakup suhu, kelembaban udara, intensitas cahaya matahari, dan kualitas tanah. Faktor-faktor biologis meliputi interaksi dengan organisme lain, seperti pesaing dan pemangsa, serta hubungan simbiosis yang dapat menguntungkan atau merugikan.

Ecoenzym: Peran dalam Ekosistem

Pentingnya pemahaman tentang hubungan antara mahkluk hidup dan lingkungan melahirkan konsep ecoenzym. Ecoenzym adalah enzim yang dihasilkan oleh organisme hidup untuk mendukung aktivitas biokimia mereka. Ecoenzym berperan penting dalam siklus nutrisi dan dekomposisi dalam ekosistem. Mereka membantu memecah zat organik, seperti daun jatuh dan serasah, menjadi senyawa yang lebih sederhana yang dapat digunakan oleh organisme lain.

Proyek Mini Kelas X MPLB 1 dan Kelas X MPLB 2

Dalam proyek mini ini, siswa Kelas X MPLB 1 dan Kelas X MPLB 2 mempelajari hubungan antara mahkluk hidup dan lingkungan serta peran ecoenzym dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Proyek ini dilakukan melalui serangkaian kegiatan, termasuk:

  1. Pengumpulan Bahan: Siswa mengumpulkan bahan-bahan organik dari lingkungan sekitar sekolah, seperti daun jatuh,kulit buah, dan sampah organik lainnya.
  2. Pembuatan Ecoenzym: Siswa belajar tentang proses pembuatan ecoenzym dari bahan-bahan organik yang dikumpulkan. Mereka memahami peran mikroorganisme dalam mengurai bahan-bahan ini menjadi ecoenzym.
  3. Penggunaan Ecoenzym: Ecoenzym yang dihasilkan digunakan untuk mengurai sampah organik yang ada di sekolah, membantu dalam mengurangi limbah dan meningkatkan kebersihan lingkungan sekolah.
  4. Pemantauan dan Analisis: Siswa memantau perubahan lingkungan sekolah dan mengumpulkan data untuk menganalisis dampak penggunaan ecoenzym dalam mengurai sampah organik.

Manfaat Proyek Ini

Proyek ini memberikan manfaat ganda. Pertama, siswa mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang hubungan antara mahkluk hidup dan lingkungan serta peran ecoenzym dalam menjaga ekosistem yang sehat. Kedua, proyek ini memberikan kontribusi positif terhadap kebersihan lingkungan sekolah dan mengajarkan siswa tentang pentingnya pengelolaan sampah.

Kesimpulan

Proyek mini yang dilakukan oleh Kelas X MPLB 1 dan Kelas X MPLB 2 adalah contoh bagus dari bagaimana pendidikan tentang mahkluk hidup dan lingkungannya dapat diintegrasikan dalam pembelajaran praktis yang bermanfaat. Melalui pemahaman tentang ecoenzym dan peran pentingnya dalam menjaga ekosistem, siswa tidak hanya meningkatkan pengetahuan mereka tetapi juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan mereka sendiri. Semoga proyek ini menjadi inspirasi bagi proyek serupa di masa depan.

Pembelajaran Matematika Kelas X TJKT1 di SMK Negeri 3 Jepara Menggunakan Quizizz dalam Ulangan Materi Bilangan Pangkat( Eksponen)

Oleh : Alfu Laila, S.Pd

Jepara, 31 Agustus 2023 – Pada hari Kamis ini, tepatnya pukul 10.40, siswa-siswa kelas X Teknik Jaringan dan Komunikasi Teknologi (TJKT1) di SMK Negeri 3 Jepara menjalani ulangan berbasis teknologi informasi yang cukup inovatif. Ujian kali ini memanfaatkan platform pembelajaran online, yaitu Quizizz, untuk menguji pemahaman mereka terhadap materi Bilangan Pangkat (eksponen).

Metode pembelajaran ini merupakan salah satu contoh bagaimana teknologi dapat diintegrasikan dengan baik dalam proses pendidikan. Dengan memanfaatkan platform Quizizz, siswa dapat mengikuti ujian dengan lebih interaktif dan dinamis. Mereka dapat menjawab rangkaian pertanyaan langsung melalui perangkat komputer atau ponsel pintar mereka, sambil memantau waktu yang tersisa untuk masing-masing pertanyaan.

Ibu Alfu Laila, S.Pd, guru Matematika kelas X TJKT1, menjelaskan bahwa pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat serta hasil belajar siswa dalam mata pelajaran yang sering dianggap kompleks seperti Bilangan Pangkat (eksponen). “Kami ingin memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan menarik bagi siswa kami. Dengan memanfaatkan Quizizz, mereka dapat berinteraksi dengan soal-soal ujian secara langsung, yang nantinya juga dapat memberikan umpan balik langsung tentang jawaban yang benar,” ungkap Ibu Alfu Laila, S.Pd

Selain memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik, pendekatan ini juga membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan berbasis teknologi yang semakin penting dalam dunia yang terus berkembang ini. Siswa belajar untuk menggunakan platform pembelajaran online dengan lebih terampil, yang tentunya akan bermanfaat bagi mereka dalam menghadapi tantangan di masa depan.

Kepala SMK Negeri 3 Jepara, Sunaji, S.Pd., M. Eng. Menyatakan dukungannya terhadap pendekatan pembelajaran inovatif seperti ini. “Kami bangga melihat bagaimana para guru kami berusaha untuk menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif dan mendukung perkembangan siswa. Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran adalah langkah yang kami nilai positif, terutama dalam mempersiapkan generasi muda kami untuk menghadapi persaingan global,”

Diharapkan bahwa pendekatan pembelajaran ini akan memberikan dampak positif terhadap pemahaman dan minat siswa terhadap materi Bilangan Pangkat (eksponen), serta membuka jalan bagi pengembangan metode pembelajaran inovatif lainnya di masa depan. Semoga langkah-langkah seperti ini terus menginspirasi perkembangan dunia pendidikan di SMK Negeri 3 Jepara.