
Selasa, 7 Juli 2026, menjadi hari yang penuh makna bagi SMKN 3 Jepara. Dalam semangat pembaruan pendidikan, SMKN 3 Jepara menyelenggarakan peluncuran Learning Management System (LMS) Pendidikan Antikorupsi serangkaian dengan workshop pembelajaran berbasis industri serta deep learning. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen sekolah dalam membentuk generasi yang berintegritas, adaptif, dan berdaya saing tinggi.
Acara dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars SMKN 3 Jepara. Sambutan disampaikan oleh Bapak Sunaji, S.Pd., M.Eng., yang menekankan pentingnya inovasi pembelajaran serta peran strategis guru dalam menyiapkan peserta didik menghadapi tantangan masa depan. Sesi peer teaching menghadirkan lima guru terpilih yang menampilkan praktik pembelajaran inovatif berbasis industri dan teknologi. Setiap penampilan menjadi gambaran nyata bagaimana pembelajaran dapat dikembangkan secara kreatif, kontekstual, dan bermakna bagi peserta didik.

Dr. Hj. Subadriyah, S.E., M.Si., dosen sekaligus Ketua Cabang Jurusan Akuntansi di UNISNU Jepara dan alumni SMKN 3 Jepara jurusan akuntansi, menyampaikan pesan inspiratif. Dengan tutur yang menyentuh, beliau mengisahkan perjalanan pendidikannya yang penuh perjuangan. Ia berpesan agar generasi muda terus berjuang meraih mimpi setinggi mungkin, disertai doa serta sikap hormat kepada orang tua sebagai sumber keberkahan hidup.

Penyambutan Kepala Cabang Dinas Pendidikan, Bapak Budi Santosa, S.Pd., M.Pd., M.Si., dilakukan oleh Passus Wira Brahmahardika. Setibanya di aula, kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars SMKN 3 Jepara, disusul penampilan Tari Gambyong dari ekstrakurikuler Tari Srikandi.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Sunaji, S.Pd., M.Eng., menegaskan kembali implementasi deep learning serta pemanfaatan LMS Pendidikan Antikorupsi sebagai sarana pembelajaran yang menumbuhkan pemahaman mendalam, berpikir kritis, dan berkarakter.

(Foto: Andini)
Bapak Budi Santosa, S.Pd., M.Pd., M.Si., menyampaikan materi mengenai deep learning melalui kisah pengalamannya saat menerapkan pembelajaran tersebut pada peserta didik sejak jenjang sekolah dasar. Ia menggambarkan bagaimana siswa berkembang dari sekadar menerima informasi menjadi mampu berpikir kritis, menganalisis, dan menemukan pemahaman secara mandiri.

Peluncuran LMS Pendidikan Antikorupsi menjadi simbol komitmen SMKN 3 Jepara dalam menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas. Kegiatan ini menegaskan langkah sekolah dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan serta membentuk generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Penulis ; Andini (Komunitas Membaca GAIN, XII DKV 2)
