Kreativitas dan Unjuk Effort Luar Biasa! Ribuan Siswa SMKN 3 Jepara Hipnotis Warga Lewat “Skagara Mlaku-Mlaku” Jilid 3

Opening pelepasan Skagara Mlaku-Mlaku

JEPARA — Suasana semarak dan energi membara menyelimuti Kabupaten Jepara pada Rabu (12/8/2026). Ribuan siswa SMK Negeri 3 Jepara tampil habis-habisan dalam gelaran tahunan Skagara Mlaku-Mlaku Jilid 3 untuk memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia. Lewat tema utama “Pesona dan Inovasi Warisan Jepara”, ajang ini bukan sekadar parade biasa, melainkan panggung pembuktian effort, kreativitas tanpa batas, serta performa memukau dari para murid.

Penampilan salah satu kelas sesuai pilihan tema

Kegiatan diawali tepat pukul 07.00 WIB dengan parade karnaval menyusuri rute-rute utama Jepara—dimulai dari Jalan C.S. Tubun, melintasi Jalan Kartini, Alun-Alun, Jalan Veteran, Jalan H.O.S. Cokroaminoto, hingga kembali ke sekolah. Namun, Puncak antusiasme dan sorak-sorai pecah ketika rombongan tiba kembali di lapangan utama SMKN 3 Jepara.
Di lapangan utama inilah, sebanyak 39 kelas secara bergantian menampilkan pertunjukan (perform) yang memukau. Berbekal alokasi waktu hanya 5 menit, setiap kelas berhasil menyuguhkan pertunjukan yang padat, dramatis, dan penuh esensi. Binar antusiasme dan raut wajah bangga terpancar jelas dari para siswa saat mereka menari, berteater, dan memamerkan kostum Daur Ulang maupun busana adat berkreasi tinggi.

Salah satu tema yang menjadi pilihan terbanyak untuk tradisi lokal Jepara yaitu Perang Obor

Effort dan kerja keras siswa terlihat dari detail karya yang dibawakan. Tema-tema lokal seperti tradisi Perang Obor, keteladanan Ratu Kalinyamat dan Ratu Shima, keindahan Pesona Karimunjawa, kesakralan Sedekah Bumi, Pesta Lomban, hingga seni Ukir Jepara berhasil ditransformasikan menjadi pertunjukan modern yang inovatif.
Ketua Panitia Pelaksana, Agung Riyanto, menegaskan bahwa perhelatan ini merupakan bukti nyata penerapan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) melalui kegiatan kokurikuler. Fokus utamanya adalah menginternalisasi Dimensi Profil Lulusan pada elemen kewargaan. Indikator rasa cinta tanah air tidak lagi sekadar dipelajari sebagai teori di dalam kelas, melainkan dipraktikkan langsung lewat aksi nyata, kolaborasi, dan karya kreatif yang mengagumkan.

Partisipasi dan antusiasme seluruh warga skagara

Kepala SMKN 3 Jepara, Sunaji, S.Pd., M.Eng., mengaku sangat bangga melihat totalitas para siswanya. Beliau mengapresiasi tinggi ruang berekspresi ini sebagai sarana vital untuk melatih soft skill, jiwa kepemimpinan, kerja sama tim, serta keberanian berinovasi. Acara yang berlangsung meriah ini pun resmi ditutup pada pukul 15.00 WIB dengan kesan mendalam bagi seluruh warga sekolah.

Penulis : Zuriyati, S.E.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top