SKAGARA MLAKU-MLAKU 2026: Pesona dan Inovasi Warisan Jepara

Dengan gagah dan penuh wibawa, Sunaji, S.Pd., M.Eng., berdiri di tengah barisan Passus Wira Brahmahardika, mengawali perjalanan Skagara Mlaku-Mlaku 2026.
(Foto : Andini, XII DKV 2)

Jepara, 12 Agustus 2026— Semangat memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia kembali menggema di SMK Negeri 3 Jepara. Pada hari Rabu, 12 Agustus 2026. SMKN 3 Jepara kembali menggelar Skagara Mlaku-Mlaku, sebuah kegiatan kokurikuler yang memasuki tahun ketiga dengan mengusung tema “Pesona dan Inovasi Warisan Jepara.”

Sejak pagi, halaman SMKN 3 Jepara di Jalan C.S. Tubun telah dipenuhi antusiasme siswa, guru, dan karyawan. Tepat pukul 07.00 WIB, kegiatan diawali dengan pelepasan peserta karnaval oleh Kepala SMK Negeri 3 Jepara, Sunaji, S.Pd., M.Eng. Dari halaman sekolah, peserta berjalan menyusuri Jalan Kartini, kawasan Alun-Alun Jepara, Jalan Veteran, Jalan H.O.S. Cokroaminoto, hingga kembali ke sekolah.

Kegiatan ini diikuti oleh 39 kelas beserta guru, karyawan dan staff atta usaha. Setiap kelas membawa kreativitas masing-masing dengan mengangkat tema kekayaan budaya dan sejarah Jepara. Warisan lokal seperti Perang Obor, Ratu Kalinyamat, Ratu Shima, Pesona Karimun Jawa, Sedekah Bumi, Pesta Lomban, hingga Jepara sebagai Kota Ukir diterjemahkan ke dalam berbagai bentuk kostum, properti, pertunjukan, dan konsep kreatif.

Kelas XII DKV 1 mengusung tema “Mengukir Sejarah Srikandi Jepara”
(Foto : Andini, XII DKV 2)
Kelas XII MP 2 mengusung tema “Perang Obor”
(Foto : Andini, XII DKV 2)
Pasukan gadis Perang Obor
(Foto : M. Bilal Fahreza, XI DKV 2
Kelas XI AK 4 mengusung tema “Lestari Ukirannya Gemilang Budayanya”
(Foto : Andini, XII DKV 2)
Kelas XII AK 1 mengusung tema “Creative Collaborate Conquer”
(Foto : Andini, XII DKV 2)
Maskot Ratu Kalinyamat bersanding dengan Bu Ika Widya Ningrum, S. Pd
(Foto : Andini, XII DKV 2)

Bukan hanya sekadar berjalan dan berpawai, setiap langkah menjadi ruang bagi siswa untuk mengenal kembali identitas daerahnya. Tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi dipadukan dengan gagasan dan inovasi siswa sehingga menghasilkan penampilan yang lebih segar dan menarik.

Setelah menyelesaikan rute karnaval, kemeriahan berlanjut di lapangan utama SMKN 3 Jepara. Setiap kelas mendapatkan waktu sekitar lima menit untuk menampilkan pertunjukan sesuai tema yang telah mereka pilih. Berbagai seni pertunjukan hadir di atas panggung, memperlihatkan keberanian siswa dalam berekspresi sekaligus kemampuan mereka bekerja sama menghasilkan sebuah karya.

Agung Riyanto Ketua Pelaksana Kegiatan & Ketua Adiwiyata SMKN 3 Jepara
(Foto : Andini, XII DKV 2)

Menurut Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Ketua Adiwiyata, Agung Riyanto, Skagara Mlaku-Mlaku dirancang sebagai wadah pembelajaran mendalam (deep learning) untuk memperkuat Dimensi Profil Lulusan, khususnya pada elemen kewargaan. Melalui kegiatan ini, rasa cinta tanah air tidak hanya dipelajari melalui teori, tetapi diwujudkan melalui kreativitas, kolaborasi, dan inovasi siswa.

Kegiatan Skagara Mlaku-Mlaku 2026 juga menjadi bagian dari upaya SMKN 3 Jepara dalam menjaga nilai budaya dan lingkungan. Semangat mengenalkan warisan Jepara berjalan beriringan dengan komitmen sekolah sebagai Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi yang terus berupaya menuju Adiwiyata Nasional.

Hingga rangkaian acara berakhir, suasana di lingkungan SMKN 3 Jepara tetap dipenuhi semangat dan antusiasme. Dari karnaval hingga pertunjukan panggung, setiap kelas menghadirkan cerita dan warna yang berbeda.

Skagara Mlaku-Mlaku 2026 akhirnya bukan hanya menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia, tetapi juga menjadi perjalanan bersama untuk mengenal, menjaga, dan mengembangkan warisan budaya Jepara melalui kreativitas generasi muda.

Penulis: Andini
Komunitas Membaca GAIN – SMKN 3 Jepara

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top