
(Foto : Irfan Khaqiqi)
Jepara, 3 September 2026 — Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jepara menyelenggarakan kegiatan Pajak Bertutur 2026 di SMK Negeri 3 Jepara. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda edukasi perpajakan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk mengenalkan pentingnya pajak kepada generasi muda sekaligus menumbuhkan kesadaran akan peran pajak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sejak dini.

(Foto : Irfan Khaqiqi)
Sambutan disampaikan oleh Kepala SMK Negeri 3 Jepara Sunaji, S.Pd., M.Eng. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya menanamkan kesadaran akan berpajak sejak dini. Dengan adanya pemahaman tersebut siswa-siswi dapat memahami bahwa pembangunan dan berbagai fasilitas yang dinikmati masyarakat tidak terlepas dari kontribusi pajak. Harapannya, pengetahuan yang diperoleh hari ini dapat membentuk kesadaran dan tanggung jawab sebagai warga negara di masa yang akan datang.
Kegiatan dipandu oleh Kak Sonia sebagai pembawa acara (MC) yang memandu berjalannya rangkaian acara dari awal hingga akhir. Pajak bertutur 2026 mengangkat tema “Pajak Kita, Energi Generasi Juara” dengan tagline “Sehari Mengenal, Selamanya Bangga.” Tema tersebut menggambarkan pajak sebagai salah satu penggerak pembangunan bangsa, sementara generasi muda menjadi generasi cerdas, berintegritas, dan memiliki kesiapan untuk berkontribusi bagi Indonesia.
Kegiatan berlangsung penuh antusias. Para siswa-siswi dan guru SMK Negeri 3 Jepara mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas secara edukatif. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan menghadirkan Kak Habibi dan Kak Adani sebagai pemateri. Keduanya menyampaikan materi mengenai pentingnya pajak, manfaat pajak bagi masyarakat dan negara, serta berbagai bentuk pembangunan yang didukung melalui penerimaan pajak. Materi disampaikan dengan cara yang komunikatif sehingga siswa-siswi dapat memahami peran pajak dalam kehidupan sehari-hari.

(Foto : Dok )
Dalam Sesi Zoom, Bimo Wijayanto, S.E. Ak., M.B.A., Ph.D., turut menyampaikan berbagai materi mengenai pajak. Melalui materi yang disampaikan, siswa-siswi diperkenalkan pada konsep pajak sebagai bentuk gotong royong modern. Pajak yang dihimpun negara digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan dan pembangunan, seperti pendidikan, fasilitas dan pembinaan, akses jalan, layanan kesehatan, serta berbagai fasilitas publik lainnya. Selain itu, pajak dapat menjadi “energi” yang membuka jalan bagi generasi muda untuk berkembang dan meraih prestasi. Dukungan terhadap pendidikan, fasilitas, pembinaan, hingga berbagai layanan publik menjadi bagian dari ekosistem yang membantu generasi muda tumbuh dan berprestasi.
Materi kemudian dikaitkan dengan makna kemerdekaan. Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diwarisi, tetapi juga amanah yang perlu diisi dengan kontribusi dan tanggung jawab. Dalam konteks perpajakan, membayar pajak menjadi salah satu bentuk gotong royong masyarakat untuk bersama-sama membangun Indonesia.
Suasana kegiatan semakin interaktif melalui sesi diskusi. Siswa-siswi diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi mengenai materi yang telah disampaikan. Pemahaman peserta kemudian diperkuat melalui kuis Kahoot yang berlangsung secara interaktif dan kompetitif. Tidak hanya itu, kegiatan juga diisi dengan games tebak kata secara berkelompok. Permainan tersebut menjadi cara yang menyenangkan bagi siswa untuk mengingat kembali materi sekaligus membangun kerjasama antarpeserta.
Pajak bertutur 2026 di SMK Negeri 3 Jepara menjadi momentum untuk menanamkan kesadaran pajak sejak dini. Dengan semangat “Pajak Kita, Energi Generasi Juara,” generasi muda diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berintegritas, dan siap berkontribusi dalam membangun Indonesia.
Penulis : Andini (Komunitas Membaca GAIN, XII DKV 2)
